Biaya Pembebasan Lahan IKN Akan Terus Bertambah

pembebasan lahan IKN

Lembaga Pengelola Aset Negara (LMAN) mengalokasikan dana sebesar Rp 723,78 miliar untuk pembebasan lahan IKN. Dari dana Rp 723,787 miliar tersebut, Rp 466,183 miliar digunakan untuk pembebasan lahan jalan akses IKN.

Adapun Rp 257,604 miliar dipakai untuk pembebasan lahan di Kawasan Inti Pemerintah Pusat IKN. Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi mengatakan, di Kawasan Inti Pemerintahan Pusat IKN terdapat kantor presiden, kantor kementerian, dan lain sebagainya.

Pembebasan Lahan IKN  Terus Bertambah

Direktur Pengadaan dan Pendanaan Lahan LMAN, Qoswara menjelaskan, besaran pembayaran LMAN untuk pengadaan tanah di IKN akan terus meningkat seiring dengan berjalannya proyek pembangunan di IKN. 

Pada tahun 2023, LMAN telah menyalurkan dana sebesar Rp 723,78 miliar khusus IKAN. Ini merupakan capaian yang baik sebab pembangunan IKN tidak mungkin dimulai kalau lahan belum dibebaskan.

Ia juga merinci, pembangunan jalan tol menuju Kawasan Inti Pemerintah Pusat IKN masih memerlukan pembebasan lahan. Pertama yaitu, tol seksi 3A, 3B, dan 5A yang masih dalam tahap proses. 

Lalu, ada juga seksi 6A dan 6B yang baru ditentukan lokasinya. Jadi pasti bertambah sesuai prosesnya di lapangan.

Saat ini, setidaknya terdapat tiga seksi pembangunan Jalan Tol IKN yang tengah berjalan. Rincian progres dan biaya yang dialokasikan untuk pembebasan lahan IKN adalah sebagai berikut:

1. Seksi 3A Karang Joang–KKT Kariangau 

  • Progres capai 12,33 persen
  • Alokasi biaya: Rp411 miliar

2. Seksi 3B KKT Kariangau–Simpang Tempadung 

  • Progres capai 30,11 persen
  • Alokasi biaya: Rp18,9 miliar

3. Seksi 5A Simpang Tempadung–Jembatan Pulau Balang 

  • Progres capai 37,9 persen
  • Alokasi biaya: Rp12,7 miliar

Ketiga ruas ini diharapkan selesai pada pertengahan tahun 2024, yakni pada bulan Juni atau Juli. 

Melalui pembebasan lahan ini, proyek pembangunan IKN Nusantara terus mengalami perkembangan positif, berdampak positif terhadap kemajuan infrastruktur dan kesiapan IKN sebagai ibu kota negara baru.

Pembebasan Lahan Kerap Mengalami Kendala

Kepala Unit Hukum dan Kepatuhan Otoritas Ibu Kota Negara (OIKN), Ida Bagus Nyoman Wiswantanu mengungkapkan, realisasi pembebasan lahan IKN masih kerap menemui kendala. 

Lebih lanjut Bagus menjelaskan implementasi UU No. 3/2022 tentang Ibu Kota Negara juga diketahui masih mengalami sejumlah permasalahan terkait tugas pokok dan fungsi.

Serta ada juga kewenangan sektoral yang membatasi ruang gerak dalam proses pelaksanaan penyiapan dan pengembangan IKN tahap pertama.

Hal ini menjadi urgensi agar revisi UU IKN segera diselesaikan. Dimana dalam pemberitaan terbaru, proses pembahasan perubahan UU IKN telah dilakukan antara Pemerintah dan DPR.

Lebih lanjut, Direktur Hukum Otoritas IKN Agung Purnomo mengungkapkan, setidaknya ada 3 tujuan utama perubahan UU IKN. 

Faktor utama yang mendorong percepatan revisi ini adalah berguna untuk memperkuat kewenangan IKN agar lebih tangkas dan efektif dalam menjalankan tugas dan fungsinya. 

Kedua, penguatan aspek kewenangan penyelenggaraan pemerintahan daerah khusus IKN sebagai kementerian lembaga dan pemerintah daerah mengenai norma kriteria perizinan dan penanaman modal. 

Ketiga, memperbaiki ekosistem investasi untuk memaksimalkan kontribusi investor dan menjamin keberlanjutan pengembangan IKN.

Perubahan tersebut memiliki tujuan untuk penguatan terhadap keserasian dan keselarasan gerak dalam pembangunan ibu kota IKN. Selain itu, agar Otorita IKN dapat menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai mesin pembangunan IKN.

Meskipun tak sedikit kendala di pembebasan lahan IKN, diharapkan semoga progres dapat terus berjalan lancar guna mewujudkan pemerataan pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

slot mahjong

118000586

118000587

118000588

118000589

118000590

118000591

118000592

118000593

118000594

118000595

118000596

118000597

118000598

118000599

118000600

118000601

118000602

118000603

118000604

118000605

118000606

118000607

118000608

118000609

118000610

118000611

118000612

118000613

118000614

118000615

118000616

118000617

118000618

118000619

118000620

118000621

118000622

118000623

118000624

118000625

118000626

118000627

118000628

118000629

118000630

118000631

118000632

118000633

118000634

118000635

118000636

118000637

118000638

118000639

118000640

118000641

118000642

118000643

118000644

118000645

118000646

118000647

118000648

118000649

118000650

118000651

118000652

118000653

118000654

118000655

118000656

118000657

118000658

118000659

118000660

128000651

128000652

128000653

128000654

128000655

128000656

128000657

128000658

128000659

128000660

128000661

128000662

128000663

128000664

128000665

128000666

128000667

128000668

128000669

128000670

128000671

128000672

128000673

128000674

128000675

128000676

128000677

128000678

128000679

128000680

128000681

128000682

128000683

128000684

128000685

128000686

128000687

128000688

128000689

128000690

128000691

128000692

128000693

128000694

128000695

128000696

128000697

128000698

128000699

128000700

128000701

128000702

128000703

128000704

128000705

128000706

128000707

128000708

128000709

128000710

128000711

128000712

128000713

128000714

128000715

128000716

128000717

128000718

128000719

128000720

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

138000426

138000427

138000428

138000429

138000430

208000326

208000327

208000328

208000329

208000330

208000331

208000332

208000333

208000334

208000335

208000336

208000337

208000338

208000339

208000340

208000341

208000342

208000343

208000344

208000345

208000346

208000347

208000348

208000349

208000350

208000351

208000352

208000353

208000354

208000355

208000356

208000357

208000358

208000359

208000360

208000361

208000362

208000363

208000364

208000365

208000366

208000367

208000368

208000369

208000370

208000371

208000372

208000373

208000374

208000375

208000376

208000377

208000378

208000379

208000380

208000381

208000382

208000383

208000384

208000385

208000386

208000387

208000388

208000389

208000390

208000391

208000392

208000393

208000394

208000395

208000396

208000397

208000398

208000399

208000400

news-1701