Makanan Penghancur Batu Ginjal, Adakah?

ilustrasi sakit pinggang. (sumber: kompas.com)

Rimbanusa.id – Cara menyembuhkan batu ginjal juga bermacam-macam. Mulai dari konsumsi obat penghancur batu ginjal hingga melakukan prosedur bedah. Bagaimana dengan makanan? Adakah makanan penghancur batu ginjal? Dokter gizi klinis yang bertugas di RSIA Melinda Bandung, Johanes Casay Chandrawinata mengatakan tak ada makanan spesifik yang bisa menghancurkan batu ginjal.

Alih-alih makanan, biasanya dokter akan menyarankan pasien banyak minum air putih sesuai dengan kebutuhannya.

“Itu [minum airnya] juga berbeda. Misal untuk orang yang lebih sering berkeringat, ya, minumnya harus lebih banyak,” kata Johanes saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui telepon, Jumat (22/7). Kebutuhan minum manusia, kata Johanes, per harinya sekitar dua liter. Bisa lebih untuk orang yang mudah berkeringat agar dia tidak kekurangan cairan.

Alih-alih makanan penghancur batu ginjal, Johanes justru menyebut yang harus dihindari adalah makanan penyebab batu ginjal. Makanan ini juga berbeda-beda, tergantung jenis batu ginjal yang dialami pasien. “Nah, untuk menghindarinya juga harus tahu, si pasien ini mengalami jenis batu ginjal yang mana. Kalau yang belum batu ginjal, sih, mudah. Penuhi asupan cairan saja dan jangan menahan keinginan buang air kecil,” kata dia.

Berikut jenis makanan penyebab batu ginjal sesuai dengan jenis batu ginjal yang dialami.

1. Batu kalsium oksida

Kata Johanes, batu ginjal ini yang paling banyak dialami pasien. Jenis ini dialami oleh 99 orang yang didiagnosis mengalami batu ginjal. Batu ini terjadi saat urine mengandung banyak kalsium (hiperkalsemia) dan kadar oksalat di dalam tubuh tinggi. Makanan yang harus dikurangi dan bahkan dihindari adalah kacang-kacangan seperti almond dan kacang tanah. Mereka juga harus mengurangi konsumsi garam, kerupuk bahkan telur asin.

2. Batu ginjal asam urat

Batu ginjal ini terbentuk karena kadar asam urat dalam urine yang cukup tinggi. Riwayat asam urat bisa jadi salah satu penyebabnya. Tapi sejumlah makanan juga bisa menyebabkan seseorang mengalami batu ginjal asam urat. Makanan yang harus dihindari adalah daging merah, jeroan seperti hati, limpa, usus, bahkan otak. Mereka juga harus mengurangi konsumsi daging bebek dan kambing.

3. Batu ginjal struvit

Jenis batu ginjal ini tergolong langka, tapi sangat mudah membesar. Rata-rata bukan disebabkan oleh makanan, melainkan oleh infeksi saluran kemih.

4. Batu ginjal sistin

Sama halnya dengan batu ginjal struvit, jenis ini juga jarang terjadi. Batu ginjal sistin terbentuk akibat penyakit genetik yang disebut sistinuria. Intinya, kabar mengenai makanan penghancur batu ginjal hanyalah informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Alih-alih mengonsumsi deretan makanan tersebut, lebih baik penuhi asupan cairan setiap hari. (Sumber : CNN Indonesia)

Editor : Fatimah M.