BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus mendorong percepatan industrialisasi berbasis hilirisasi sebagai motor ekonomi baru daerah. Salah satu investasi yang kini menjadi prioritas ialah rencana pembangunan pabrik sabun berbahan baku turunan minyak kelapa sawit (CPO) oleh PT Energi Unggul Persada (EUP) di kawasan Bontang Lestari.
Selain menuntaskan proses perizinan, DPMPTSP Bontang turut melakukan pemantauan langsung ke lahan rencana investasi sebagai langkah awal pengujian kesiapan perusahaan sebelum pelaksanaan konstruksi.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menyebut investasi yang dibawa PT EUP merupakan peluang strategis bagi penguatan struktur industri daerah. Konversi CPO menjadi produk sabun dinilai memiliki nilai tambah tinggi serta mampu menciptakan efek ekonomi berantai di Bontang.
“Investasi hilirisasi seperti ini bukan hanya menambah nilai produk, tetapi membuka lapangan pekerjaan dan memperkuat fondasi industri daerah. Kami memastikan seluruh proses berjalan lancar dan tanpa hambatan administrasi,” terang Aspiannur, Senin (17/11/2025).
Dari hasil peninjauan lapangan, proyek industri sabun PT EUP dipandang berpotensi besar menjadi lokomotif industri hilir baru. Selain menyerap tenaga kerja lokal, kehadiran pabrik ini diyakini dapat menggerakkan rantai pasok baru dan mendorong tumbuhnya sektor industri turunan di Bontang Lestari.
Aspiannur menambahkan, pengawalan pemerintah mencakup pemastian kelengkapan aspek teknis, mulai dari persetujuan lingkungan, kepastian tata ruang, hingga kesiapan teknologi proses produksi yang akan digunakan.
“Monitoring yang kami lakukan adalah bagian dari memastikan kesesuaian investasi dengan regulasi serta arah pembangunan industri daerah. Targetnya, investasi berjalan tertib, terukur, dan mampu menghadirkan manfaat maksimal,” tegasnya.
Sebagai fasilitator investasi, DPMPTSP Bontang berkomitmen memberikan layanan yang transparan, cepat, dan berbasis aturan. Pemerintah berharap investasi PT EUP menjadi role model kolaborasi efektif antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berharap pabrik sabun ini menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dan investor yang mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan perkembangan daerah,” tutupnya. (Adv)





