BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni secara resmi melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang, Senin (5/1/2025) pagi. Prosesi pelantikan berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.
Enam pejabat yang dilantik tersebut yakni Eko Mashudi sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata; Eko Arisandi sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan; Andi Hasanuddin Akmal sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika; Taufan Kurnia sebagai Kepala Dinas Perhubungan; M. Syahbirin sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah; serta Natalia sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Neni Moerniaeni menegaskan pentingnya efektivitas dan ketepatan arah kebijakan, khususnya dalam pengelolaan anggaran daerah. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk memprioritaskan belanja yang memberikan dampak langsung terhadap sosial dan ekonomi masyarakat.
“Belanja daerah harus benar-benar fokus pada sektor strategis seperti kesehatan, pendidikan, keselamatan masyarakat, serta program-program pemulihan ekonomi,” ujar Neni.
Selain itu, Neni juga mendorong pemanfaatan berbagai sumber pembiayaan alternatif guna mendukung pembangunan daerah. Di antaranya melalui kerja sama publik-swasta (KPS), optimalisasi aset daerah secara produktif, serta penerapan skema pembiayaan inovatif yang tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
Aspek transparansi dan akuntabilitas, lanjut Neni, menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Setiap kebijakan penghematan maupun realokasi anggaran harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Seluruh langkah penghematan dan pergeseran anggaran wajib terdokumentasi dengan baik serta dilaporkan secara berkala,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Wali Kota Bontang menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik, seraya berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, dan kebijaksanaan dalam mengemban tugas untuk membangun Kota Bontang menuju tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas,” pungkasnya. (*)





