Mengenal Mangga Miyazaki

Ilustrasi Mangga Miyazaki. (sumber: shopee.co.id)

Rimbanusa.id – Mangga miyazaki adalah jenis mangga termahal di dunia. Mangga ini dihargai 2,70 lakh per kilogram di pasar Indonesia. Jika dirupiahkan, harga mangga ini per kilonya adalah Rp50,7 juta. Apa sih istimewanya mangga termahal di dunia ini?

mangga Miyazaki awalnya ditanam di kota Miyazaki di prefektur Kyushu Jepang.Varian ini mendapatkan namanya dari kota asalnya. Mengutip berbagai sumber, buah yang identik dengan buah-buahan tropis ini pertama kali diperkenalkan selama periode Meiji (1868-1912).

Budidaya buah ini dimulai sejak 1970 lalu. Mangga yang sangat populer di Jepang ini memiliki tekstur yang lembut, aroma yang harum, dan daging buahnya yang sangat berair. Mangga biasanya memiliki berat lebih dari 350 gram dan memiliki kandungan gula 15 persen atau lebih tinggi.

Mangga populer karena penampilan dan warnanya yang berbeda dari varietas mangga biasa yang populer di India dan Asia Tenggara.Buahnya dilaporkan berwarna ruby.Mangga ini juga dikenal sebagai “Telur Matahari.” Mangga ini ditanam selama puncak panen antara bulan April dan Agustus. Mangga Miyazaki menjalani pemeriksaan dan pengujian ketat sebelum diekspor ke seluruh negara pulau.

Buah yang lulus standar kualitas tertinggi, disebut “Telur Matahari”. Mangga ini sering berwarna merah menyala dan bentuknya seperti telur dinosaurus.

Mangga termahal di dunia ini biasanya digunakan sebagai hadiah untuk acara-acara khusus atau sebagai suguhan khusus. Sepasang suami istri di Madhya Pradesh sekarang membuat berita saat mereka menanam buah di kebun mereka di Jabalpur.

“Ini seperti jeli.Anda bisa memakannya bersama dengan kulitnya.Daging buahnya meleleh di mulut dan rasanya sangat manis,” Sankalp Singh Parihar menggambarkan mangga Miyazaki dikutip dari Indian Express.

Parihar dan istrinya Rani menjadi berita utama setelah mereka menyewa penjaga keamanan dan pengawas untuk melindungi kebun mereka di mana pasangan itu menanam pohon mangga Miyazaki, mangga termahal di dunia. (Sumber : Miyazaki Tourism)

Editor : Fatimah M.