BONTANG — Pemerintah Kota Bontang menggelar doa bersama dalam rangka menyambut pergantian tahun dari 2025 menuju 2026 di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu malam (31/12/2025). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi ajang refleksi, muhasabah, sekaligus penguatan kebersamaan lintas elemen masyarakat.
Doa bersama dihadiri langsung oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, Pj Sekretaris Daerah Akhmad Suharto, jajaran pejabat Sekretariat Daerah, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano, Komandan Batalyon Arhanud 7/ABC Letkol Arh Bayu Adiwisuda, perwakilan DPRD Kota Bontang, unsur Forkopimda, kepala OPD, Baznas, BNNK, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan perbankan, dunia usaha, serta undangan dari berbagai elemen lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Neni Moerniaeni mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri nikmat kebersamaan, rasa aman, dan keberkahan yang dirasakan sepanjang tahun 2025. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga kondusivitas daerah dan mendukung jalannya pembangunan di Kota Bontang.
“Walaupun sepanjang tahun 2025 kita dihadapkan pada berbagai dinamika dan tantangan, Alhamdulillah Kota Bontang tetap mampu melangkah maju berkat kebersamaan, kekompakan, dan kerja sama seluruh elemen,” ujar Neni.
Neni menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk terus mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Di sektor kesehatan, Kota Bontang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) 100 persen, sehingga seluruh warga dapat mengakses layanan kesehatan secara lebih mudah. Ke depan, Pemkot juga merencanakan penguatan layanan Puskesmas 24 jam sebagai respons atas tingginya kebutuhan layanan kesehatan, khususnya kegawatdaruratan.
Sementara di bidang pendidikan, Pemkot Bontang terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sarana dan prasarana sekolah, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis. Program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 58 ribu peserta didik mulai dari jenjang TK hingga SMA pada tahun 2026.
Melalui momentum doa bersama ini, Pemerintah Kota Bontang berharap tahun 2026 menjadi tahun yang penuh keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat. Sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam mewujudkan pembangunan Kota Bontang yang inklusif dan berkelanjutan. (*)





