BONTANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bontang kembali menggelar Operasi Keselamatan Mahakam sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Kota Bontang.
Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Purwo Asmadi, mengungkapkan bahwa dalam operasi ini petugas memfokuskan penindakan terhadap delapan jenis pelanggaran yang dinilai berpotensi tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
“Pelanggaran yang menjadi sasaran antara lain penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak mengenakan helm berstandar SNI, berboncengan sepeda motor lebih dari ketentuan, serta mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan,” jelasnya.
Selain itu, petugas juga menaruh perhatian khusus pada pengendara yang tidak menggunakan sabuk pengaman, melawan arus lalu lintas, dan melaju melebihi batas kecepatan yang telah ditetapkan.
Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres Bontang menempatkan personel di sejumlah titik dan persimpangan jalan guna melakukan pemantauan secara berkala. Penindakan akan dilakukan apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.
“Petugas akan berjaga di beberapa simpang strategis. Setiap pelanggaran yang terpantau akan langsung ditindak sesuai ketentuan,” ujar AKP Purwo.
Ia menambahkan, Operasi Keselamatan Mahakam tidak semata-mata mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga mengutamakan upaya pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.
Dengan meningkatnya volume kendaraan, baik roda dua, roda empat, maupun kendaraan berat, AKP Purwo menilai kesadaran dan kedisiplinan pengguna jalan menjadi faktor utama dalam menekan angka kecelakaan.
“Keselamatan di jalan berawal dari kedisiplinan. Karena itu, selain penindakan, kami juga gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” tutupnya. (*)





