DPRD Bontang Dorong PJU Menjangkau Gang dan Kawasan Rawan

Rimbanusa.id – Upaya meningkatkan penerangan di sejumlah wilayah Kota Bontang terus didorong DPRD. Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bersama DPRD telah mengalokasikan anggaran untuk menambah titik Penerangan Jalan Umum (PJU), terutama di kawasan yang masih minim pencahayaan.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Muhammad Sahib, mengatakan penambahan PJU menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.

Menurutnya, pengadaan PJU dilakukan secara bertahap. Setelah sebelumnya Bontang memperoleh ratusan titik penerangan, usulan penambahan kembali disampaikan dan mendapat alokasi untuk ratusan titik berikutnya.

“Sebelumnya hanya mendapatkan ratusan titik PJU. Setelah itu kami ajukan lagi dan mendapatkan ratusan titik kembali,” ujar Sahib saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026).

Sahib berharap pemasangan PJU nantinya tidak hanya difokuskan pada ruas jalan utama. Ia meminta pemerintah juga memperhatikan gang-gang permukiman serta kawasan yang selama ini masih minim penerangan.

Menurutnya, keberadaan lampu penerangan memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar memperjelas pandangan pengguna jalan. PJU juga berkaitan dengan aspek keselamatan dan keamanan lingkungan.

Sejumlah ruas jalan maupun gang yang gelap, kata dia, berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Kondisi minim penerangan juga dapat menciptakan titik-titik yang rawan dimanfaatkan untuk melakukan tindak kriminal.

“Jangan hanya jalan umum yang dipasangi. Gang-gang dan wilayah yang masih gelap juga harus menjadi perhatian, terutama yang rawan kecelakaan maupun kriminalitas,” tegasnya.

Ia meminta pemerintah melakukan pemetaan sebelum menentukan lokasi pemasangan ratusan titik PJU tersebut. Prioritas dapat diberikan kepada kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi, akses permukiman, serta lokasi yang selama ini kerap dikeluhkan warga karena minim penerangan.

Sahib menilai penambahan PJU juga merupakan bagian dari upaya pemerintah menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman dan nyaman. Dengan penerangan yang memadai, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas maupun bepergian pada malam hari dengan rasa aman.

Selain menambah titik baru, ia mendorong Pemkot Bontang memperhatikan pemeliharaan PJU yang sudah terpasang. Lampu yang rusak atau mati perlu segera ditangani agar investasi yang telah dikeluarkan pemerintah tetap memberikan manfaat maksimal.

Lebih jauh, Sahib berharap pengadaan PJU dapat menjadi program yang berkelanjutan. Menurutnya, kebutuhan penerangan akan terus berkembang seiring pertumbuhan kawasan permukiman dan aktivitas masyarakat.

“Harapannya setiap tahun tetap dianggarkan. Dengan begitu, Bontang semakin terang dan berbagai hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir,” pungkasnya. (Adv)