Atlet Loncat Tinggi Australia Jadi Juara Baru Kejuaraan Dunia 2022

Rimbanusa.id – Atlet loncat tinggi putri Australia Eleanor Patterson membuat sejarah besar bagi bangsanya.

Status juara yang disandang di ajang Kejuaraan Dunia Atletik 2022 kemarin membuat dia menjadi atlet pertama Australia yang mampu meraih medali emas kejuaraan dunia di nomor tersebut.

Dia kini juga tercatat sebagai atlet kesepuluh Australia yang mampu merengkuh medali emas di Kejuaraan Dunia Atletik. ”Aku tidak bisa berkata apa-apa,” ucap Patterson seperti dilansir AFP.

”Ini adalah kompetisi kaliber tertinggi. Fenomenal. Sebenarnya aku belum percaya bisa mencapai ini. Mungkin aku juga belum percaya dengan raihan ini untuk seminggu, sebulan, atau setahun ke depan,” tambah atlet 26 tahun tersebut.

Patterson berhak mendapatkan medali emas setelah berhasil melakukan loncatan 2,02 meter pada percobaan pertama. Atlet Ukraina Yaroslava Mahuchick sebenarnya juga bisa menyamai loncatan itu. Namun, Mahuchick baru bisa melakukan itu pada percobaan kedua.

Meski demikian, dalam sambutan kemenangannya, Patterson memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Mahuchick. Di tengah gempuran invasi militer Rusia ke negaranya, Mahuchick masih mampu bertanding di level tertinggi dan berprestasi.

Maret lalu atlet 20 tahun tersebut juga mampu meraih medali emas dalam ajang Kejuaraan Dunia Atletik indoor di Beograde.

”Aku tidak bisa memahami sepenuhnya apa yang dia alami selama ini. Namun, yang aku tahu, dia jelas pribadi dan atlet yang luar biasa. Dia melakukan semuanya dengan luar biasa,” ucap Patterson dalam sambutan seusai lomba.

Sementara itu, juara bertahan Mariya Lasitskene dilarang ikut bertanding pada edisi Kejuaraan Dunia Atletik kali ini. Itu adalah sanksi karena negaranya, Rusia, melakukan invasi militer ke Ukraina.

Keputusan itu juga membuatnya gagal meneruskan raihan apiknya di Olimpiade Tokyo tahun lalu. Saat itu dia juga menggondol medali emas.

Medali perunggu ajang ini dibawa pulang oleh atlet Italia Elena Vallortigara setelah mampu melakukan loncatan 2,00 meter. Percobaan loncatan 2,02 meter yang dilakukan atlet 30 tahun tersebut gagal dalam tiga kali percobaan di putaran final. (Jawapos)

 

Editor: Faizah