DPMPTSP Dorong Percepatan Rencana Pelabuhan Peti Kemas di Bontang Lestari

BONTANG – Rencana pembangunan pelabuhan peti kemas di kawasan industri Bontang Lestari mendapat sambutan positif dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang. Proyek strategis yang sebelumnya disuarakan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, dinilai dapat menjadi penggerak baru sektor logistik dan investasi di Kalimantan.

Lokasi pelabuhan yang masuk dalam zona pengembangan industri diperkirakan akan membawa perubahan signifikan bagi jalur distribusi barang di wilayah Kalimantan. Meski begitu, pelaksanaannya membutuhkan serangkaian proses administratif dan teknis.

“Selanjutnya kami akan melakukan komunikasi dengan Pak Wawali. Apabila disetujui, kita akan ke kementerian untuk melakukan lobi awal,” ujar Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel.

Dijelaskan Karel, kajian awal terkait pembangunan pelabuhan sebelumnya sudah disusun oleh Dinas Perhubungan Bontang. Tahapan berikutnya adalah penyusunan masterplan DED (Detail Engineering Design) sebagai dokumen teknis utama pembangunan.

Sebelumnya, Agus Haris menyampaikan bahwa pelabuhan peti kemas menjadi salah satu dari 18 peluang investasi yang ditawarkan pemerintah daerah. Keberadaan pelabuhan dinilai dapat memangkas biaya logistik secara signifikan dan meningkatkan daya saing kawasan industri.

Dengan posisi Bontang yang berada pada jalur pelayaran internasional, pelabuhan peti kemas disebut dapat menjadi alternatif lebih efisien daripada jalur perdagangan yang melalui negara lain. “Pelabuhan ini akan membuat biaya operasional kapal jauh lebih hemat dibanding transit melalui Singapura,” tegas Agus Haris.

Minat investor pun mulai muncul. Agus Haris menuturkan pertemuannya dengan salah satu eksportir CPO yang meyakini pelabuhan Bontang akan menarik arus perdagangan antarnegara. Eksportir itu menyebut biaya dan waktu tempuh akan jauh lebih kompetitif bila pelabuhan tersedia.

Rencananya, pembangunan dipusatkan di kawasan industri Sekambing Jaya dengan ketersediaan lahan sekitar 1.000 hektare. Saat ini pemerintah daerah fokus pada penyusunan dokumen pendukung, pengaturan tata ruang, serta studi kelayakan agar proyek berjalan sesuai ketentuan.

Apabila terealisasi, pelabuhan peti kemas di Bontang diprediksi akan memberi dorongan besar bagi aktivitas ekspor-impor, industri, dan sektor logistik di Kalimantan Timur. “Kita berharap semua proses berjalan lancar hingga bisa terwujud,” pungkas Agus Haris. (ADV)

news-1512-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

80001

80002

80003

80004

80005

80006

80007

80008

80009

80010

80011

80012

80013

80014

80015

80016

80017

80018

80019

80020

80021

80022

80023

80024

80025

80026

80027

80028

80029

80030

82001

82002

82003

82004

82005

82006

82007

82008

82009

82010

82011

82012

82013

82014

82015

9041

9042

9043

9045

80031

80032

80033

80034

80035

80037

80039

80040

80041

80042

80043

80044

80045

80142

80143

80144

80145

80146

80147

80148

80149

80150

82016

82017

82018

82019

82020

82021

82022

82023

82024

82025

80076

80077

80078

80079

80080

80081

80082

80083

80084

80085

82026

82027

82028

82029

82030

82031

82032

82033

82034

82035

80096

80097

80098

80099

80100

80101

80102

80103

80104

80105

80107

80108

80109

80110

80111

80112

80113

80114

80115

80156

80157

80158

80159

80160

80161

80162

80163

80164

80165

80166

80167

80168

80169

80170

82036

82037

82038

82039

82040

82041

82042

82043

82044

82045

82046

82047

82048

82049

82050

82051

82052

82053

82054

82055

80171

80172

80173

80174

80175

80176

80177

80178

80179

80180

82056

82057

82058

82059

82060

82061

82062

82063

82064

82065

80181

80182

80183

80184

80185

80186

80187

80188

80189

80190

80191

80192

80193

80194

80195

82066

82067

82068

82069

82070

82071

82072

82073

82074

82075

82076

82077

82078

82079

82080

80196

80197

80198

80199

80200

80201

80202

80203

80204

80205

80206

80207

80208

80209

80210

82081

82082

82083

82084

82085

82086

82087

82088

82089

82090

82091

82092

82093

82094

82095

80211

80212

80213

80214

80215

80216

80217

80218

80219

80220

82096

82097

82098

82099

82100

82101

82102

82103

82104

82105

news-1512-mu