Rimbanusa.id – Kondisi keamanan dan kerukunan masyarakat dinilai menjadi salah satu modal penting bagi Kota Bontang dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Stabilitas sosial yang selama ini terpelihara di tengah keberagaman masyarakat diharapkan terus dipertahankan.
Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana kota tetap aman, damai, dan kondusif. Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan latar belakang masyarakat Bontang merupakan kekuatan yang harus dirawat, bukan menjadi sumber perbedaan.
Andi Faizal menyampaikan hal tersebut saat memberikan keterangan pada Senin (17/8/2026). Ia menilai situasi Bontang yang relatif harmonis merupakan hasil dari peran serta seluruh elemen masyarakat yang mampu membangun komunikasi dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah Bontang berdiri di atas perbedaan. Toleransi antar kita semua, antarsuku dan agama masih terjalin dengan baik,” ujarnya.
Menurut politisi Partai Golkar tersebut, menjaga kondusivitas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan. Masyarakat juga memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan sosial yang nyaman dan saling menghargai.
Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terbentuk di Bontang tidak mudah terpengaruh oleh berbagai dinamika maupun perbedaan kepentingan. Sebaliknya, masyarakat perlu terus memperkuat komunikasi agar setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui dialog dan cara-cara yang konstruktif.
Andi Faizal juga mengaitkan kondisi keamanan daerah dengan keberlangsungan pembangunan dan iklim investasi. Menurutnya, daerah yang aman dan stabil akan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat sekaligus menjadi pertimbangan positif bagi dunia usaha untuk mengembangkan aktivitasnya.
“Kalau daerah kita kondusif, pembangunan juga bisa berjalan dengan baik. Masyarakat nyaman beraktivitas dan dunia usaha juga mendapatkan kepastian untuk berkembang,” jelasnya.
Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun isu yang berpotensi memecah persatuan. Sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan harus terus dikedepankan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menilai keberagaman yang dimiliki Bontang justru dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Semakin kuat persatuan masyarakat, semakin besar pula peluang pemerintah dan warga bergerak bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.
Andi Faizal pun mengajak masyarakat untuk menjaga hal-hal sederhana yang dapat mempererat hubungan sosial, mulai dari membangun komunikasi, saling menyapa, menghormati perbedaan keyakinan, hingga mengedepankan kepentingan bersama.
“Karena itu, penting bagi kita semua menjaga komunikasi, toleransi, serta rasa kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Bontang,” pungkasnya.
Ia berharap semangat persatuan tersebut terus menjadi karakter masyarakat Bontang. Dengan kondusivitas yang terjaga, pembangunan daerah diyakini dapat berlangsung lebih optimal dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh seluruh masyarakat. (adv)





