Rimbanusa.id – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, melakukan kunjungan kerja ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, Minggu (3/5). Kunjungan ini bertujuan meninjau kesiapan layanan kesehatan sekaligus menjajaki rencana pengembangan fasilitas layanan BPJS di ibu kota baru tersebut.
Dalam agenda tersebut, rombongan BPJS Kesehatan mengunjungi RSUP IKN sebagai salah satu fasilitas kesehatan utama yang tengah disiapkan untuk mendukung kebutuhan layanan medis di kawasan IKN. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur serta sistem pembiayaan kesehatan bagi masyarakat yang akan bermukim di Nusantara.
Kunjungan kerja ini disambut langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, bersama jajaran. Ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran BPJS Kesehatan yang dinilai penting dalam memperkuat sistem layanan kesehatan di ibu kota baru.
“Terima kasih atas kunjungan BPJS Kesehatan. Kami berharap koordinasi dan dukungan layanan kesehatan di IKN dapat terus diperkuat,” ujar Basuki.
Selain meninjau rumah sakit, Dirut BPJS Kesehatan juga melakukan peninjauan ke sejumlah titik strategis di kawasan IKN, termasuk lokasi persil yang direncanakan menjadi kantor layanan BPJS Kesehatan. Rencana pembangunan kantor layanan khusus ini bertujuan untuk memperluas akses pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah IKN.
Prihati Pujowaskito menyatakan bahwa saat ini layanan tatap muka BPJS terdekat masih berada di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara. Oleh karena itu, kehadiran kantor layanan khusus di kawasan IKN dinilai penting untuk mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat.
“Kami akan merencanakan pembangunan kantor layanan khusus IKN untuk memperluas akses layanan bagi peserta,” ujarnya.
Peninjauan ini juga mencakup beberapa fasilitas publik lain di kawasan IKN, seperti Masjid Negara dan Istana Negara. Hal ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai kesiapan infrastruktur penunjang di ibu kota baru, termasuk integrasi layanan kesehatan dengan fasilitas publik lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dirut BPJS Kesehatan turut mengapresiasi perkembangan pembangunan IKN yang dinilai semakin tertata dan modern. Ia menyebut kehadiran fasilitas kesehatan seperti RSUP IKN menjadi salah satu indikator kesiapan kawasan sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa sistem layanan kesehatan di IKN dapat berjalan optimal seiring dengan perpindahan ibu kota negara. Pemerintah bersama BPJS Kesehatan berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang merata, terintegrasi, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Dengan rencana pembangunan kantor layanan khusus BPJS Kesehatan di IKN, diharapkan akses terhadap layanan kesehatan bagi penduduk dan aparatur negara di kawasan tersebut dapat semakin meningkat. Langkah ini juga sejalan dengan visi pembangunan IKN sebagai kota masa depan yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. (Sumber: Humas Otorita IKN/ikn.go.id)
Editor: Farhan





