Gelar HMB Talk, IKA HMB dan HMB Rayakan Ulang Tahun Bersama

HMB Talks Kala Puncak Perayaan HUT IKA HMB ke- 2. (Foto: istimewa)

Rimbanusa.id – Membangun jejaring atau networking sebagai softskill belakangan ini dianggap menjadi kapasitas yang penting dimiliki seseorang. Baik itu untuk meniti karir agar tokcer maupun membuka peluang bisnis seluas-luasnya.

Di sisi lain, keberadaan “orang dalam” dinilai tak kalah krusial untuk memuluskan rencana yang sudah disiapkan. Maka sering kali ditemui celetukan semacam ini, “sekeras apapun upaya, jika tak ada orang dalam, maka jangan berharap banyak.”

“Networking vs Orang Dalam” ini menjadi topik menarik yang dipilih saat HMB TALKS 2.0 yang digelar Ikatan Alumni Himpunan Mahasiswa Bontang (IKA-HMB), Kamis (22/6/2023) malam tadi.

Bertindak sebagai moderator, Ketua Presidium IKA HMB Anggi V Goenadi menyebutkan kedua poros ini menuntut usaha lebih dari seseorang agar dapat dimanfaatkan secara maksimal. Membangun jaringan handal memerlukan sumber daya yang mumpuni pula, di mana tak diperoleh dengan cara yang instan.

“Sementara orang dalam? Kan tidak serta merta seseorang punya ‘orang dalam’. Tentu ada effort, ada usaha dulu sebelum tercapai. Tapi tentu ada batasan-batasan etik sehingga pilihan ini tidak berpotensi pada pelanggaran-pelanggaran etik bahkan pidana,” ujar Anggi.

Diskusi kian kaya karena menghadirkan sejumlah alumi HMB yang berkecimpung pada ragam latar belakang profesi maupun praktisi. Ada Lendl Wibisana yang kini menjabat AVP Eksternal Komunikasi Koorporat PT PKT, Komisioner KPU Bontang Saparuddin Zaini dan Ketua Bawaslu Bontang Aldy Artrian.

Kemudian dari sektor pelaku usaha hadir Sudirman Saddu dan Assa Octora. Serta diperkaya oleh Yoga P. Khatuliswa dan Anissa Hashifah mewakili generasi termutakhir alias GenZ.

“Networking vs Orang Dalam” ini menjadi topik menarik yang dipilih saat HMB TALKS 2.0 yang digelar Ikatan Alumni Himpunan Mahasiswa Bontang (IKA-HMB). (Foto: istimewa)

Rayakan Ulang Tahun IKA dan HMB
Dialog di atas merupakan rangkaian puncak dari perayaan HUT IKA-HMB ke-2 dan HMB ke-20. Ketua Presidium IKA HMB Anggi V. Goenadi mengatakan jika silaturahmi sebagai bagian dari misi organisasi ini didirikan akan terus terjaga.

“Perayaan ini menjadi momentum kita untuk terus bersilaturahmi. Semoga suasana akrab dan saling bertukar informasi terus menjadi alasan kuat bagi para Alumni HMB untuk terus rindu untuk berkumpul,” ujarnya.

Ia berharap ulang tahun kedua menjadikan IKA HMB dan semua yang ada di dalamnya akan terus menjaga keeksistensiannya untuk berkiprah dalam semua lini kehidupan masyarakat. “Semoga selalu ada ulang tahun ke 3, ke 5 , ke 10 hingga bahkan 100, amin,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat HMB Febri KJ mengaku bahagia atas keakraban yang dibangun kedua institusi beda generasi itu. Ia berharap hal ini menjadi momen agar keduanya saling mengisi dalam menjalankan fungsi organisasi yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat luas.

“Semoga momentum ini menjadi cara agar keduanya dapat terus hadir di tengah masyarakat dan Mahasiswa HMB itu sendiri,” harapnya.

Dalam perayaan puncak HUT Ke 2 IKA HMB dan HUT Ke 20 HMB, Presidium IKA HMB memperkenalkan website baru dan kartu anggota IKA HMB. Hal ini merupakan program kerja IKA HMB yang akan dinikmati oleh seluruh alumni.

Selain itu, masih dalam rangkaian ulang tahun itu. IKA HMB membagikan hadiah bagi para pemenang Happy Badminton Tournament. Tampil sebagai juara 1 : Arbain dan Randa, Juara 2 : Adipt dan Dirsanto, Juara 3 : Anggi dan Sandy. Sedangkan Putri, Juara 1 : Diana dan Ira, Juara 2: Neng dan Nia, Juara 3: Renan dan Sekar. (*)

Penulis: Yoga P.

Editor: Annisa