Kemenhub Masih Berkomunikasi Terkait Tarif dengan Operator Ojol

Maxim salah satu operator transportasi di Indonesia. (Foto: maxim bontang)

Rimbanusa.id – Kementerian Perhubungan masih akan berbicara kembali dengan operator transportasi ride sharing ojek online terkait kenaikan tarif. Namun Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi belum mendapat memastikan tarif ini akan naik pada tanggal 29 Agustus mendatang.

“Kan sampai tanggal 29, saya tugaskan pak Dirjen Darat, Mbak Adita (Jubir Kementerian Perhubungan) bertemu dengan semua stakeholder, termasuk masyarakat yang bisa menjadi basis apa yang kita dengarkan. aspirasi masyarakat seperti apa, seperti itu lah hasilnya, Insya Allah tanggal 29 mbak Adita akan rilis, katanya kepada Wartawan, di Kompleks Parlemen, Rabu (24/6/2022).

“Karena kita gak mau gegabah waktu pada masyarakat ini harus kita lakukan mendengar semua pihak dengan baik,” tambahnya, saat ditanya apakah tarif ojol belum tentu naik 29 Agustus nanti.

Saat menjawab pertanyaan Anggota DPR RI Komisi V Cen Sui Lan, juga dia belum bisa memastikan mengenai kenaikan tarif Ojol ini.

“Masih 4 hari lagi, kita diskusi dengan operator beserta masyarakat. kita lagi riset. tanggal 29 saya akan kirim surat ke bu Chen,” katanya.

Dalam rapat Cen Sui Lan meminta Kementerian Perhubungan melihat kesanggupan masyarakat untuk biaya transportasi.

“Saat ini semua naik, termasuk tiket pesawat dan lain lain, jadi tolong pikirkan kembali ini harus apakah harus dinaikkan tanggal 29 ini?,” katanya.

Sebelumnya penerapan kenaikan tarif ojol ini mundur menjadi 29 Agustus 2022 dari 14 Agustus 2022. Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan (KM) Nomor 564 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat.

Hal ini disebabkan untuk penyesuaian dari aplikator dan menambah masa sosialisasi. (Sumber: CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Editor: Ahmad Fuad Ghazali