Rimbanusa.id – Pemerintah Kabupaten Berau secara resmi menambah luasan lahan persawahan sebesar 100 hektare sebagai langkah strategis untuk memperkokoh ketahanan pangan daerah di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi masyarakat. Ekspansi lahan produktif ini merupakan bagian dari program prioritas untuk mengurangi ketergantungan pasokan beras dari luar daerah, sekaligus mengoptimalkan potensi sektor pertanian sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan di wilayah Kalimantan Timur.
Perluasan ini difokuskan pada kawasan-kawasan yang memiliki potensi irigasi yang baik dan kesesuaian lahan yang tinggi. Melalui penambahan ini, diharapkan produktivitas padi di Berau dapat meningkat secara signifikan, sehingga mampu memenuhi kebutuhan domestik secara mandiri dan berkelanjutan.
Dinas Pertanian dan Peternakan setempat kini tengah melakukan pendampingan intensif kepada kelompok tani, mulai dari penyediaan benih unggul hingga modernisasi alat mesin pertanian (alsintan). Langkah ini diambil agar pemanfaatan lahan baru tersebut dapat berjalan maksimal dan memberikan hasil panen yang berkualitas tinggi.
“Penambahan lahan ini bukan sekadar mengejar luasan fisik, tetapi juga memastikan kesejahteraan petani meningkat melalui peningkatan hasil produksi. Kita ingin Berau menjadi daerah yang mandiri dan siap menghadapi tantangan pangan ke depan,” ungkap perwakilan otoritas daerah dalam keterangannya terkait program tersebut.
Dengan adanya tambahan 100 hektare sawah ini, Kabupaten Berau diproyeksikan dapat memperkuat perannya sebagai salah satu penyokong kedaulatan pangan bagi Kalimantan Timur, terutama dalam menyambut dinamika perkembangan wilayah yang kian pesat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga keberlangsungan lahan pertanian dari ancaman alih fungsi lahan demi masa depan pangan yang lebih stabil.
Editor: Farhan





