Pra PON Jadi Tolak Ukur

Rimbanusa.id – Menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh–Sumatera Utara, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Pemuda, Rasman Rading menerangkan bahwa pra PON merupakan menjadi sebuah tolak ukur menuju PON.

Dalam hal ini, Rasman Rading menyatakan untuk persiapan PON kedepannya tentunya pihak Dispora Kaltim mengharapkan hasil yang maksimal. “Kita berharap atlet-atlet muda saat ini jadi ajang bersaing sejak masuk dalam pra PON, seleksi awal masuk ke PON, Kalau pak Gubernur menginginkan Kaltim bisa masuk dalam zona medali (emas, perak, perunggu),” ujarnya.

Sebagai gambaran, pada Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Berau 2022 lalu telah membuahkan hasil dengan menggali jumlah atlet Kaltim yang potensial untuk dikirim ke PON XXI/2024 mendatang.

Lebih lanjut, kejuaraan-kejuaraan yang telah dilaksanakan oleh Dispora Kaltim kebanyakan berfokus pada pembinaan atlet usia dini. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan atlet usia muda di masa depan. “Kami saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan pembudayaan olahraga, agar sentral sentral olahraga dihidupkan lagi di masing-masing sekolah,” jelas Rasman Rading.

Dismaping itu, Dispora Kaltim mengharapkan agar seluruh cabang olahraga (cabor) dapat melakukan pelatihan–pelatihan secara mandiri untuk menghasilkan atlet yang berkualitas dan berprestasi.

“Kami yakin seluruh cabor pasti berharap hasil yang maksimal, dengan mempersiapkan dari saat ini melakukan pembibitan calon atlet sejak usia dini, karena kalau kita tidak siapkan saat ini mau gimana nanti kedepannya, mangkanya harus kita desain,” tutupnya. (adv/disporakaltim)