BONTANG — Seusai memimpin rapat koordinasi terkait rencana pembongkaran bangunan di kawasan Pelabuhan Loktuan, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke ruang pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Senin (3/11/2025).
Dalam sidak tersebut, Neni berinteraksi langsung dengan warga yang sedang mengurus berbagai layanan perizinan. Ia menanyakan secara terbuka apakah pelayanan telah berjalan lancar dan bebas hambatan, serta mendorong masyarakat untuk memberikan masukan secara jujur.
“Kalau ada keluhan, sampaikan saja. Itu penting untuk perbaikan layanan ke depan,” ujarnya saat berdialog dengan salah satu pemohon izin.
Salah satu warga mengungkapkan bahwa proses pengurusan izinnya berjalan sangat cepat dan dibantu dengan responsif oleh petugas pelayanan.
“Cepat sekali, Bu. Hanya sekitar 10 menit selesai. Saya juga sempat tanya mengenai OSS, langsung dijelaskan dan dibantu,” tuturnya.
Mendengar hal tersebut, Neni mengapresiasi kinerja pegawai DPMPTSP. Namun, ia mengingatkan agar seluruh petugas tetap menjaga konsistensi pelayanan dan tidak merasa puas dengan capaian yang ada.
“Alhamdulillah pelayanannya sudah bagus. Perizinan harus semudah mungkin, khususnya untuk warga yang ingin memulai usaha. Tapi kalau ada hal yang perlu diperbaiki, tentu akan kami evaluasi,” tegasnya.
Di kesempatan berbeda, Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Aspiannur, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan penguatan kualitas layanan publik. Upaya tersebut mencakup peningkatan disiplin pegawai, percepatan waktu layanan, hingga penyediaan ruang pengaduan baik secara langsung maupun daring.
“Kami bersyukur mendapat penilaian positif dari Wali Kota. Meski begitu, kami akan terus memperbaiki dan meningkatkan standar pelayanan,” ujarnya.
DPMPTSP Bontang juga menyediakan berbagai kanal penyampaian kritik dan saran, mulai dari layanan tatap muka, media daring, hingga kotak saran untuk memastikan masyarakat memiliki ruang yang mudah diakses dalam memberikan masukan.





