Basri Rase Resmi Bergabung dengan Partai Demokrat, Perkuat Konsolidasi Politik di Kaltim

Penyerahan Kartu Tanda Anggota pada Acara Halal Bi Halal Partai Demokrat di Samarinda (12/4). (Foto: instagram @pdkaltim)

Rimbanusa.id – Mantan Wali Kota Bontang periode 2019–2024, Basri Rase, resmi bergabung dengan Partai Demokrat. Kepastian tersebut ditandai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) dalam kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Demokrat yang berlangsung di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Sabtu (11/4).

Bergabungnya Basri Rase menjadi sorotan dalam dinamika politik daerah, mengingat pengalaman politiknya yang cukup panjang di Kalimantan Timur, khususnya di Kota Bontang. Kehadirannya dinilai dapat memperkuat mesin partai, terutama dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.

Basri Rase sebelumnya diketahui sempat menjabat sebagai Ketua Partai Perindo Kalimantan Timur usai gelaran Pilkada 2024. Ia juga pernah berkiprah di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebelum akhirnya berlabuh ke Partai Demokrat. Keputusan tersebut, menurutnya, didasarkan pada kesamaan visi dan misi serta keyakinannya terhadap sistem kaderisasi di partai berlambang bintang mercy tersebut.

Dalam keterangannya, Basri mengungkapkan bahwa Partai Demokrat memberikan ruang yang luas bagi kader untuk berkembang tanpa bergantung pada satu figur tertentu. Ia menilai hal tersebut sebagai salah satu keunggulan yang mendorongnya untuk bergabung.

“Demokrat bagi saya sangat demokratis, tidak mengandalkan satu figur di partai. Ruang gerak terbuka untuk semua kader,” ujarnya.

Selain faktor internal partai, Basri juga mengaku terinspirasi oleh sosok Irwan Fecho, politisi Demokrat yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Timur. Ia menilai kinerja Irwan selama di parlemen cukup signifikan dalam memperjuangkan kepentingan daerah.

Lebih lanjut, Basri menegaskan bahwa keputusannya bergabung dengan Partai Demokrat bukan semata langkah politik jangka pendek, melainkan bagian dari komitmennya untuk terus berkontribusi bagi pembangunan daerah. Ia berharap dapat membantu meningkatkan kekuatan dan elektabilitas partai di tingkat lokal, khususnya di Kota Bontang.

Masuknya Basri Rase ke Partai Demokrat juga disambut positif oleh jajaran pengurus partai di Kalimantan Timur. Kehadirannya dianggap sebagai tambahan kekuatan baru yang dapat memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat.

Partai Demokrat sendiri menargetkan peningkatan jumlah kursi legislatif di tingkat daerah pada periode mendatang. Dengan bergabungnya tokoh berpengalaman seperti Basri, partai optimistis mampu meningkatkan kinerja politik serta memperkuat konsolidasi internal.

Pengamat politik menilai langkah Basri Rase merupakan bagian dari dinamika yang wajar dalam dunia politik, terutama menjelang kontestasi politik berikutnya. Perpindahan kader antarpartai dinilai sebagai strategi untuk mencari ruang gerak yang lebih luas serta peluang yang lebih besar dalam mengembangkan karier politik.

Di sisi lain, langkah ini juga menunjukkan bahwa Partai Demokrat masih menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan di Kalimantan Timur. Dengan bergabungnya sejumlah tokoh lokal, partai tersebut berpotensi meningkatkan daya saingnya dalam menghadapi pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah mendatang.

Hingga saat ini, Basri Rase belum merinci posisi atau peran strategis yang akan diembannya di dalam struktur Partai Demokrat. Namun demikian, kehadirannya diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat soliditas partai serta memperluas jaringan politik di daerah.

Dengan dinamika politik yang terus berkembang, langkah Basri Rase ini diperkirakan akan turut memengaruhi peta kekuatan politik di Kalimantan Timur dalam beberapa tahun ke depan. (Sumber: populism.id)

Editor: Farhan