Investasi IKN Tembus Rp72 Triliun, Otorita Pastikan Pembangunan Nusantara Berlanjut

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berjalan, seiring dengan tumbuhnya ekosistem perekonomian sekaligus investasi di Kawasan Nusantara. (Foto: ikn.go.id)

Rimbanusa.id – Otorita Otorita Ibu Kota Nusantara menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara terus berlanjut seiring meningkatnya nilai investasi yang masuk ke kawasan ibu kota baru tersebut. Hingga Mei 2026, total estimasi investasi di IKN tercatat mencapai Rp72,39 triliun.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan investor terhadap pembangunan Nusantara masih terus tumbuh. Menurutnya, pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur pemerintahan, tetapi juga pembentukan ekosistem perkotaan yang hidup dan berkelanjutan.

“Total angka estimasi investasi sebesar Rp72,39 triliun ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap IKN terus berjalan,” ujar Troy dalam keterangannya.

Dari total investasi tersebut, sekitar Rp60,29 triliun berasal dari investasi swasta murni. Sementara sisanya sebesar Rp12,10 triliun berasal dari pembangunan fasilitas publik serta penugasan kementerian dan lembaga pemerintah.

Otorita IKN mencatat hingga saat ini terdapat 75 Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang melibatkan 65 pelaku usaha dari dalam dan luar negeri. Investor asing yang terlibat berasal dari sejumlah negara, di antaranya Korea Selatan, China, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia, dan Singapura.

Investasi tersebut tersebar di berbagai sektor strategis, mulai dari hunian, infrastruktur dasar, fasilitas komersial, hotel, pusat olahraga, kawasan kuliner, hingga layanan publik penunjang aktivitas masyarakat di IKN. Pemerintah menilai keberadaan fasilitas tersebut penting untuk membentuk ekosistem kota yang aktif dan tidak hanya menjadi pusat administrasi pemerintahan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, sebelumnya juga menyampaikan bahwa minat investasi di Nusantara terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, pembangunan kini mulai bergerak dari tahap infrastruktur dasar menuju penguatan fasilitas komersial dan layanan masyarakat.

Beberapa proyek investasi terbaru mencakup pembangunan pusat perbelanjaan, kawasan niaga, fasilitas olahraga, hingga pusat kuliner yang tersebar di wilayah pengembangan kawasan inti IKN. Pemerintah berharap proyek-proyek tersebut mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat di ibu kota baru.

Otorita IKN juga memastikan proses pendampingan dan perizinan bagi investor terus dipercepat agar proyek dapat berjalan sesuai target. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga momentum pembangunan sekaligus meningkatkan kenyamanan investor dalam menanamkan modalnya di Nusantara.

Di sisi lain, keberlanjutan pembangunan IKN masih menjadi perhatian publik. Sejumlah diskusi di media sosial menyoroti pentingnya konsistensi pemerintah dalam melanjutkan proyek strategis tersebut di tengah dinamika ekonomi dan politik nasional.

Meski demikian, pemerintah tetap optimistis pembangunan IKN akan terus berjalan sesuai rencana. Kehadiran investor swasta dan asing dinilai menjadi indikator bahwa Nusantara mulai berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

Dengan nilai investasi yang terus meningkat, pemerintah berharap IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan baru, tetapi juga kota modern yang mampu mendukung aktivitas ekonomi, sosial, dan pelayanan publik secara terintegrasi. (Sumber: Humas Otorita IKN/ikn.go.id)

Editor: Farhan