Rimbanusa.id – Program seragam sekolah gratis bagi siswa di Kota Bontang masih dalam tahap produksi. Pemerintah daerah melibatkan sejumlah penjahit lokal untuk mengerjakan kebutuhan seragam tersebut, yang jumlahnya mencapai ratusan hingga ribuan potong.
Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto, meminta orang tua siswa baru tidak khawatir dan bersabar menunggu proses produksi hingga pembagian seragam selesai dilakukan.
Menurut Heri, proses pengerjaan yang membutuhkan waktu bukan berarti pemerintah maupun penjahit bekerja lambat. Banyaknya jumlah pesanan membuat proses produksi harus dilakukan secara bertahap agar hasil yang diberikan kepada siswa tetap memenuhi standar kualitas.
“Semua butuh proses. Penjahit sudah diberi waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya agar hasilnya baik,” ujar Heri.
Ia menjelaskan, pemerintah telah menetapkan tenggat waktu kepada para penjahit lokal untuk menyelesaikan seluruh pesanan. Dengan jumlah seragam yang cukup besar, pengerjaan tidak bisa dilakukan secara instan karena setiap pakaian perlu melalui sejumlah tahapan, mulai dari pemotongan bahan, proses jahit hingga penyelesaian akhir.
Heri menilai keterlibatan penjahit lokal dalam program tersebut sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Anggaran yang digunakan tidak hanya memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah siswa, tetapi juga turut memberikan pekerjaan dan perputaran usaha bagi pelaku UMKM di sektor jasa jahit.
“Di satu sisi kebutuhan seragam anak-anak terpenuhi, di sisi lain penjahit lokal juga mendapatkan pekerjaan. Jadi program ini memiliki manfaat ganda,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat dapat memberikan kepercayaan kepada pemerintah dan para penjahit yang tengah menyelesaikan produksi. Menurutnya, yang terpenting bukan sekadar seragam dibagikan secepat mungkin, tetapi juga memastikan pakaian yang diterima siswa layak digunakan dan sesuai kebutuhan.
DPRD Bontang juga mendorong agar proses produksi hingga distribusi terus dipantau. Hal itu penting untuk memastikan tidak ada siswa yang tertinggal dalam mendapatkan haknya, khususnya mereka yang baru memasuki jenjang pendidikan.
Heri berharap seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai target sehingga seragam sekolah gratis bisa segera diterima siswa secara merata.
“Kita berharap prosesnya berjalan lancar dan seluruh siswa mendapatkan seragam yang layak. Orang tua kami minta bersabar karena pemerintah sedang memastikan program ini berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Adv)





