Legislator Bontang Dorong Penataan Menyeluruh Bontang Kuala, Tak Cukup Sekadar Percantik Lapak

Rimbanusa.id – DPRD Kota Bontang mendorong Pemerintah Kota Bontang melakukan pembenahan kawasan wisata Bontang Kuala secara menyeluruh. Penataan dinilai penting untuk meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi wisatawan.

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, mengatakan pengembangan Bontang Kuala sebagai kawasan wisata tidak cukup hanya mengandalkan potensi alam dan keberadaan usaha masyarakat. Aspek kebersihan, kerapian, estetika hingga fasilitas pendukung juga harus mendapat perhatian.

Menurutnya, wajah kawasan wisata menjadi salah satu hal pertama yang dinilai pengunjung. Karena itu, penataan yang terencana diperlukan agar Bontang Kuala memiliki karakter kawasan yang lebih tertata dan mampu memberikan kesan positif kepada wisatawan.

“Tujuannya adalah bagaimana menciptakan Bontang Kuala sebagai tempat destinasi wisata yang lebih baik lagi, dan memberi kesan positif bagi pengunjung. Konsepnya harus menjaga kerapian dan estetika dengan baik,” ujar Andi Faiz usai menghadiri Upacara HUT ke-81 RI di Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang), Senin (17/8/2026).

Ia menilai pembenahan kawasan harus dilakukan secara komprehensif, bukan hanya berfokus pada penyeragaman lapak atau tampilan bangunan. Infrastruktur dasar dan berbagai fasilitas penunjang juga perlu menjadi bagian dari konsep pengembangan.

Salah satu yang disorot adalah akses menuju kawasan Bontang Kuala. Menurut Andi Faiz, jalan masuk perlu ditata agar lebih nyaman dan memiliki tampilan yang mendukung citra kawasan sebagai destinasi wisata.

Penerangan juga menjadi perhatian. Ia mendorong pemasangan lampu hias di sejumlah titik sehingga kawasan tersebut tidak hanya menarik pada siang hari, tetapi juga memiliki daya tarik ketika malam.

“Bagaimana kita memajukan pariwisata di Bontang Kuala tidak hanya terkait penataan lapak atau penutup terpal saja, namun juga lampu hiasnya, akses jalan masuk, penataan sampah, dan seluruh fasilitas penunjangnya,” tegasnya.

Selain estetika, persoalan kebersihan menjadi bagian yang tidak kalah penting. Andi Faiz menilai sistem pengelolaan sampah harus diperbaiki agar aktivitas wisata dan kegiatan ekonomi masyarakat tidak menimbulkan persoalan lingkungan.

Menurutnya, kawasan wisata yang bersih dan tertata akan memberikan kenyamanan bagi pengunjung sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas para pelaku usaha di dalamnya.

Ia juga berharap penataan tidak menghilangkan karakter khas Bontang Kuala sebagai kawasan pesisir yang memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat setempat. Pembenahan sebaiknya dilakukan dengan tetap mempertahankan identitas lokal sehingga kawasan tersebut memiliki daya tarik yang berbeda dari destinasi lainnya.

DPRD, lanjutnya, siap mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan Bontang Kuala. Namun, perencanaan harus dilakukan secara matang dengan melibatkan masyarakat dan pelaku usaha yang selama ini menggantungkan aktivitas ekonominya di kawasan tersebut.

Andi Faiz berharap pembenahan Bontang Kuala dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Dengan penataan yang lebih baik, ia optimistis kawasan tersebut dapat semakin menarik wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Pengembangan Bontang Kuala, menurutnya, harus diarahkan bukan sekadar menjadi kawasan yang terlihat lebih indah, tetapi juga menjadi destinasi yang nyaman, bersih, memiliki fasilitas memadai, dan mampu menjadi salah satu ikon pariwisata Kota Bontang. (Adv)